Most Viewed

Testimoni bisnis Ngonten aja bisnis yang lagi viral saat ini

🌐 🇮🇩 Indonesia 🇬🇧 English 🇲🇾 Melayu 🇸🇦 العربية (Arab) 🇨🇳 中文 (Mandarin) 🇯...

Wednesday, October 15, 2025

🌿 “Belajar dari Masa Sulit: Menghargai Setiap Rupiah di Tengah Perubahan Zaman”

 

Refleksi di Tengah Masa Sulit

Oleh: Penulis Lokal — Refleksi Pribadi

Saat ini, yang selalu saya pikirkan adalah bagaimana caranya untuk terus berhemat dan mengatur pengeluaran sebaik mungkin. Saya pun tetap memilih menggunakan angkutan konvensional dibandingkan ojek online. Alasannya sederhana — tarif ojek online kini jauh lebih mahal, bahkan bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat dari ongkos angkutan kota biasa.

Entah apa yang ada di benak sebagian masyarakat sekarang. Untuk membeli sesuatu yang tampak sepele saja, seperti jajanan dari pedagang keliling yang lewat di depan rumah, banyak orang kini tampak ragu. Ingin membeli, tapi masih berpikir dua kali. Semua ini seperti mencerminkan kebiasaan baru yang terbentuk setelah masa sulit: gaya hidup konsumtif yang tidak disadari.

Akibatnya, banyak orang menjadi boros tanpa mereka sadari, sehingga sulit menyisihkan rezeki untuk hal-hal lain yang lebih bermakna — seperti membantu sesama atau sekadar berbagi.

Saya merasakan bahwa momen-momen kepedulian seperti itu kini semakin jarang. Terlebih, ketika bulan suci Ramadan kemarin, suasana kebersamaan dan saling menolong terasa jauh berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Banyak sopir angkutan kota yang mengeluh karena penumpang sepi; beberapa rute yang dulu ramai kini jarang terlihat lagi lewat tengah hari. Mereka hanya berharap bisa mendapatkan penghasilan yang layak untuk kebutuhan sehari-hari.

Di saat kondisi seperti ini, pilihan sederhana—memilih angkutan konvensional, menunda pembelian jajan, atau menyisihkan sedikit rezeki—bisa bermakna besar: bagi keluarga sendiri, dan bagi tetangga atau sesama yang sedang kesulitan. Kepedulian kecil yang konsisten seringkali lebih berharga daripada niat besar yang tak pernah terwujud.

Dukung penulis agar terus bisa berbagi tulisan inspiratif 💛

☕ Buy Me a Coffee

No comments:

Post a Comment