Renungan Sesi 15 : Dari Gang Kecil Menuju Keajaiban
Berawal dari geng kecil di Desa Pulerejo, Tulungagung, sepasang suami istri muda bernama Mas Radit dan Mbak Reny membuktikan bahwa keajaiban bisa lahir dari keberanian untuk mulai tanpa apa-apa. Setelah pandemi membuat mereka kehilangan pekerjaan di kota, keduanya pulang ke kampung dengan kondisi serba terbatas.
Tak punya modal, tak punya tabungan, bahkan untuk membeli beras dan popok anak pun harus berpikir keras. Dari titik nol itulah mereka mulai berjualan online, bermodalkan satu HP dan semangat pantang menyerah.
Awalnya, Mbak Reny hanya mencoba jualan buah titipan saudara di rumah. Satu dua durian dijual melalui Facebook dan WhatsApp. Tapi setelah mengenal TikTok, semuanya berubah drastis.
Ia mulai rutin memposting dan live setiap hari, menunjukkan kesegaran buah dan melayani pembeli dengan jujur. Hasilnya luar biasa, dalam waktu singkat dagangannya meledak. Setiap kali live, satu truk durian bisa ludes dalam setengah jam, dan dalam tiga hari menjelang Lebaran, omzetnya tembus hingga Rp300 juta .
Banyak orang yang tak percaya. Ada yang heran, bahkan menuduh Mas Radit dan Mbak Reny pesugihan karena rumahnya tiba-tiba berdiri megah dan mobil barunya terparkir di depan gang kecil itu. Tapi dibalik kesuksesan itu ada kerja keras tanpa tidur, doa yang tak putus, dan ketekunan luar biasa.
Mereka tidak hanya sukses untuk diri mereka sendiri, tetapi juga memberdayakan petani dan warga sekitar dengan membeli hasil panen mereka, sekecil apa pun.
Kisah lengkap perjalanan usaha Mas Radit dan Mbak Reny bisa kalian tonton di YouTube PecahTelur.
No comments:
Post a Comment